Seksualitas di Indonesia: Politik Seksual, Kesehatan, Keragaman, dan Representasi

Front Cover
Linda Rae Bennett, Sharyn Graham Davies, Irwan Martua Hidayana
Yayasan Pustaka Obor Indonesia - Religion - 470 pages

 Seks, seksualitas dan relasi seksual adalah topik-topik yang
diperdebatkan secara hangat di Indonesia, sehingga memicu
respons-respons yang kompleks dan seringkali emosional.  Buku ini
mengeksplorasi topik-topik ini dalam beragam cara. Pertama, menyoroti
sejarah dan bentuk-bentuk baru dari keragaman seksual, termasuk
respons-respons yang muncul. Kedua, mengkritisi representasi seksualitas
yang berbeda dengan menunjukkan keragaman wacana tentang bagaimana
seksualitas dan ‘the sexual’ dipahami dalam konteks Indonesia moderen.

Dengan menempatkan seksualitas sebagai pusat dan meletakkannya dalam
konteks sejarah era Reformasi, volume ini menelisik makna-makna dan
praktik-praktik lintas lokasi, dengan memfokuskan pada beragam kelompok
dan makna-makna seksualitas yang contested. Diawali dengan sebuah
pengantar yang substantif dan disimpulkan dengan refleksi kritis atas
isu-isu utama, kerangka buku ini melingkupi empat tema utama: politik
seksual, kesehatan, keragaman dan representasi. Buku ini menyajikan
temuan empiris baru dan sekaligus berkontribusi pada analisis teoritik.

Buku ini mengisi rumpang (gap) dalam pemahaman kita tentang evolusi dan
dinamika kontemporer dari seksualitas di Indonesia. Ilmuwan dan
akademisi dari disiplin kajian gender dan seksualitas, kesehatan global,
kesehatan seksual dan reproduksi, antropologi, sosiologi dan kajian Asia
perlu membaca buku yang penting dan menarik ini.

 

What people are saying - Write a review

We haven't found any reviews in the usual places.

Contents

Epilog Renungan tentang Hakhak Seksual Politik
431
Indeks
447
Tentang Editor
458
Copyright

Common terms and phrases

About the author

Linda Rae Bennett adalah peneliti senior di Nossal Institute for Global Health, Universitas Melbourne. Ia adalah ahli antropologi medis dengan spesialisasi pada hak dan kesehatan seksual dan reproduksi di kalangan kaum muda dan perempuan di Indonesia. Publikasinya yang penting Women, Islam and Modernity: Single Women, Sexuality and Reproductive Health in Contemporary Indonesia (2005), “Sexuality and Gender among Contemporary Indonesian Youth” (bersama Lyn Parker 2008), dan “Women and Gender Politics in Asia and the Pacific” (bersama Petra Mahy 2012).

Sharyn Graham Davies adalah associate professor di School of Social Sciences and Public Policy at AUT University, Selandia Baru. Ia adalah ahli antropologi yang memfokuskan pada gender dan seksualitas di Indonesia. Akhir-akhir ini penelitiannya mengkaji tentang dampak pengaturan dan pengawasan atas persoalan gender dan seksualitas. Publikasi pentingnya adalah Gender Diversity in Indonesia (2011) dan Challenging Gender Norms (2007).

Irwan Martua Hidayana adalah staf pengajar di Departemen Antropologi dan peneliti di Pusat Kajian Gender dan Seksualitas FISIP UI. Ia adalah ahli antropologi medis dan minat penelitian pada isu-isu seksualitas, kesehatan reproduksi dan seksual, dan medisin. Publikasinya a.l.: Seksualitas Remaja (bersama Achmad F. Saifuddin, 1998), ”Preventing mother-to-child transmission of HIV in Vietnam and Indonesia: Diverging care dynamics”, dalam Social Science and Medicine (bersama A. Hardon dkk., 2009), “Dominasi Laki-laki dalam perikehidupan seksual perempuan, Jurnal Perempuan (2013).

 

Bibliographic information